عَنِ
ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه
وسلم قَالَ: “لَوْ يُعْطَى النَّاسُ بِدَعْوَاهُمْ لاَدَّعَى رِجَالٌ
أَمْوَالَ قَومٍ وَدِمَاءَهُمْ، وَلَكِنِ البَيِّنَةُ عَلَى المُدَّعِي،
وَاليَمِيْنُ عَلَى مَنْ أَنْكَرَ” حَدِيْثٌ حَسَنٌ رَوَاهُ اْلبَيْهَقِيّ
وغيره هَكَذَا بَعْضُهُ فِيْ الصَّحِيْحَيْنِ.
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ”Seandainya
setiap orang diberikan(dikabulkan) sesuai dengan pengakuannya
(tuntutannya) tentunya akan banyak orang yang menuntut harta dan darah
suatu kaum. Akan tetapi bukti itu harus ditegakkan oleh orang yang
menuntut dan sumpah itu wajib diberikan oleh orang yang mengingkari(tuduhan).”
(Hadits hasan diriwayatkan oleh Al Baihaqi dan selainnya dengan lafazh
seperti ini. Sebagian lafadznya terdapat dalam shahih Al Bukhari dan
Muslim)[1]
[1] Diriwayatkan oleh Al Baihaqi (10/252) dan sebagiannya oleh Al Bukhari (2514, 2668 dan 4552) dan Muslim (1711).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar